Kimia Organik Rps 3

Paracetamol merupakan obat analgesik dan antipiretik. Paracetamol memiliki gugus fungsi OH (fenol), NH (Anilin), CH3 (metil), keton dan cincin aromatik.

Gugus OH tersubstitusi parah dan menjadikan kelarutannya dalam air lebih tinggi sehingga memudahkan metabolismenya. Gugus CO merupakan inti karena secara aktif menghilangkan rasa nyeri.

Tiap gugus fungsi pada struktur paracetamol, memiliki reaksi yang memberikan aktivitas terhadap cara kerja obat dan efek yang ditimbulkannya.

Link Video:
Kimia Organik Rps 3

temukan seputar reaksi dan aktivitas gugus fungsi paracetamol pada menit 02.05

Komentar

  1. bagaimana reaksi yang terjadi jika paracetamol berinteraksi dengan obat lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. apabila paracetamol berinteraksi dengan obat lainnya, perlu diperhatikan beberapa hal sebab kemungkinan akan terjadi suatu perubahan pada cara kerjanya seperti mengurangi efektivitas paracetamol. contohnya saat berinteraksi dengan carbamazepine, phenytoin, dan lainnya, serta dapat meningkatkan resiko perdarahan bila dikonsumsi bersamaan dengan warfarin.

      Hapus
  2. mengapa fenol dinitratisasi dengan natrium nitrat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena jika fenol dinitritasi dengan dengan natrium nitrat akan menghasilkan paranitrofenol dan juga produk sampingnya yaitu ortho nitrofenol.

      Hapus
  3. mengapa parasetamol juga bisa terbentuk jika senyawa p-aminofenol direaksikan dengan senyawa asetat anhidrida?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena nitratisasi fenol dengan natrium nitrat tdi menghasilkan produk samping, nah untuk mengurangi produk sampingnya ini ditambahkan natrium borohidrida yang menghasilkan paraaminofenol, nah para aminefenol inilah yang kemudian direaksikan dengan anhidrida asetat.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Farmakognosi Rps 5

Karbohidrat_Kimor_Rps 13